By Abdurrasyid Habir (SD 6 Lembuak kls 6)
Rasa takut dapat membuat
orang menjadi pengecut. Ketakutan membuat kita tidak berani menghadapi sesuatu,
walaupun apa yang kita takutkan sebenarnya hanyalah hayalan belaka. Kali ini kami berlatih untuk menghadapi rasa
takut tersebut.
Dalam latihan kali ini kak Edok
mengajarkan kami untuk melawan rasa takut dengan mengadakan penjelajahan malam
agar kami menjadi orang yang berani. Dalam penjelajahan ini, rute yang kami
tempuh cukup jauh dan menantang. Rute
terbagi menjadi empat pos. Pos satu yang menjaga disana adalah kak Ojik. Dia
menanyakan kepada kami berapa jumlah anggota kami dalam satu kelompok. Pos dua
yang dijaga oleh Kak Jun. Dia menanyakan berapa jurus yang sudah di ajarkan.
Pos tiga yang dijaga oleh kak Heri, yang akan menyuruh kami melakukan gerakan
dalam jurus-jurus yang sudah di ajarkan. Pos empat yang dijaga oleh kak Andri,
yang akan menanyakan apa nama kelompok dan menyuruh untuk melakukan lompat
kodok, dan push-up.
Dalam melakukan penjelajahan malam,
kami dibagi menjadi beberapa kelompok diantaranya Kelompok 1 Rifki dan
kawan-kawan yang diberi kata sandi “Tuhan Itu Satu”, Kelompok 2 Dika dan
kawan-kawan yang diberi kata sandi “Orang Tua Saya Ada Dua”, Kelompok 3 Intan
dan kawan-kawan yang diberi kata sandi “Tiga Bersaudara”, Kelompok 4 Samsul dan
kawan-kawan yang di beri kata sandi “4 Jagoan “, Kelopok 5 Abeng dan
kawan-kawan yang diberi kata sandi “5 Rukun Islam”, Kelompok 6 Neni dan
kawan-kawan yang diberi kata sandi “6 Rukun Iman”,Kelompok 7 Dimas dan
kawan-kawan yang diberi kata sandi “7 Lapis Langit”, Kelompok 8 Fathul dan
kawan-kawan yang diberi kata sandi “Tunjuk 8 Bintang”, selanjutnya kelompok
terakhir yaitu kelompok 9 Bagas dan kawan-kawan yang diberi kata sandi “9
WaliSongo”. Setelah melewati pos 8 kami bertemu dengan kak Edok. Kami disuruh
oleh kak Edok untuk berkumpul dan duduk-duduk di dekat sawah untuk di tes satu
per satu. Kita disuruh menyebutkan kata sandi kelompok kami. jika kelompok
salah menyebutkan sandi maka hukumannya adalah push up dan jika benar kami disuruh
loncat kodok lalu lari meloncati padi yang ditumpuk yang sudah di bakar lalu
lari ditempat yang gelap kemudian kembali lagi untuk berkumpul. Sesudah semua
kelompok selesai, kami disuruh kumpul membuat lingakaran, lalu kami disuruh
berkumpul sesama kelompok dan diberi nasihat agar tidak takut berjalan dalam
keadaan gelap. Kami harus menjadi orang pemberani dan bisa mengatasi rasa
takut.
Setelah semua rangkaian kegaitan
selesai, kemudian kami pulang ke markas. Saat akam berangkat pulang, ada yang
ingin pulang lewat jalan raya dan ada yang ingin lewat sawah. Akhirnya kami
disuruh untuk pulang lewat sawah. Ditengah perjalanan ada salah satu teman kami
yang jatuh kesawah dan ada yang mengijak kodok lalu kaget dan jatuh kelumpur.
Setiba di markas kami menutup pertemuan ini dengan membaca
alhamduillahhirobbilallamin…
Sungguh penjelajahan yang sangat
menantang dan berkesan, karena berjalan melewati sawah dalam keadaan gelap.
Semoga kami semua kelak menjadi orang yang pemberani. Amin.
BERANI
– DAN - JUJUR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar