Minggu, 23 Februari 2014

JURIT MALAM




  By Abdurrasyid Habir (SD 6 Lembuak kls 6)

Rasa takut dapat membuat orang menjadi pengecut. Ketakutan membuat kita tidak berani menghadapi sesuatu, walaupun apa yang kita takutkan sebenarnya hanyalah hayalan belaka.  Kali ini kami berlatih untuk menghadapi rasa takut  tersebut.
 


Dalam latihan kali ini kak Edok mengajarkan kami untuk melawan rasa takut dengan mengadakan penjelajahan malam agar kami menjadi orang yang berani. Dalam penjelajahan ini, rute yang kami tempuh cukup jauh dan menantang. Rute terbagi menjadi empat pos. Pos satu yang menjaga disana adalah kak Ojik. Dia menanyakan kepada kami berapa jumlah anggota kami dalam satu kelompok. Pos dua yang dijaga oleh Kak Jun. Dia menanyakan berapa jurus yang sudah di ajarkan. Pos tiga yang dijaga oleh kak Heri, yang akan menyuruh kami melakukan gerakan dalam jurus-jurus yang sudah di ajarkan. Pos empat yang dijaga oleh kak Andri, yang akan menanyakan apa nama kelompok dan menyuruh untuk melakukan lompat kodok, dan push-up.
Dalam melakukan penjelajahan malam, kami dibagi menjadi beberapa kelompok diantaranya Kelompok 1 Rifki dan kawan-kawan yang diberi kata sandi “Tuhan Itu Satu”, Kelompok 2 Dika dan kawan-kawan yang diberi kata sandi “Orang Tua Saya Ada Dua”, Kelompok 3 Intan dan kawan-kawan yang diberi kata sandi “Tiga Bersaudara”, Kelompok 4 Samsul dan kawan-kawan yang di beri kata sandi “4 Jagoan “, Kelopok 5 Abeng dan kawan-kawan yang diberi kata sandi “5 Rukun Islam”, Kelompok 6 Neni dan kawan-kawan yang diberi kata sandi “6 Rukun Iman”,Kelompok 7 Dimas dan kawan-kawan yang diberi kata sandi “7 Lapis Langit”, Kelompok 8 Fathul dan kawan-kawan yang diberi kata sandi “Tunjuk 8 Bintang”, selanjutnya kelompok terakhir yaitu kelompok 9 Bagas dan kawan-kawan yang diberi kata sandi “9 WaliSongo”. Setelah melewati pos 8 kami bertemu dengan kak Edok. Kami disuruh oleh kak Edok untuk berkumpul dan duduk-duduk di dekat sawah untuk di tes satu per satu. Kita disuruh menyebutkan kata sandi kelompok kami. jika kelompok salah menyebutkan sandi maka hukumannya adalah push up dan jika benar kami disuruh loncat kodok lalu lari meloncati padi yang ditumpuk yang sudah di bakar lalu lari ditempat yang gelap kemudian kembali lagi untuk berkumpul. Sesudah semua kelompok selesai, kami disuruh kumpul membuat lingakaran, lalu kami disuruh berkumpul sesama kelompok dan diberi nasihat agar tidak takut berjalan dalam keadaan gelap. Kami harus menjadi orang pemberani dan bisa mengatasi rasa takut.
Setelah semua rangkaian kegaitan selesai, kemudian kami pulang ke markas. Saat akam berangkat pulang, ada yang ingin pulang lewat jalan raya dan ada yang ingin lewat sawah. Akhirnya kami disuruh untuk pulang lewat sawah. Ditengah perjalanan ada salah satu teman kami yang jatuh kesawah dan ada yang mengijak kodok lalu kaget dan jatuh kelumpur. Setiba di markas kami menutup pertemuan ini dengan membaca alhamduillahhirobbilallamin…
Sungguh penjelajahan yang sangat menantang dan berkesan, karena berjalan melewati sawah dalam keadaan gelap. Semoga kami semua kelak menjadi orang yang pemberani. Amin.
BERANI – DAN - JUJUR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar