By Intan Kurniati (SMP 1 Narmada kls
3)
Latihan di Pantai menjadi
salah satu pengalaman berharga bagi kami. Begitu banyak tantangan baru yang
belum pernah kami jumpai pada latihan sebelumnya. Membangun kekompakan tim
dalam menahan derasnya ombak pantai menjadi pengalaman yang tak terlupakan
Minggu pagi,
Kak Edok mengajak kami seluruh anggota perguruan silat Bangujang pergi ke Taman
Loang Baloq. Katanya siih untuk Refresing
dan untuk mengusir kejenuhan
dalam berlatih berbagai jurus latihan yang cukup berat, karena mengeluarkan
banyak tenaga dan pikiran. Selain itu, kami bertujuan datang kesana untuk
melatih beberapa hal yang pernah diajaarkan oleh kak Edok. Sebenarnya tujuannya
bukanlah taman Loang Balok, tapi pantai yang ada di dekatnya, pantai Tanjung
Karang. Untuk sampai kesana, kami harus menelusuri jalan setapak yang ada di
taman tersebut. Huufft,…cukup melelahkan, tetapi ini belum
apa-apa!!semangaaaatt.. -_-
Setelah lama berjalan, mulailah
terlihat pantai nun indah di seberang sana, kami pun kegirangan dan langsung
berlari mencari tempat yang teduh. The
beautiful view. Sebutan yang pantas
untuk pantaii tanjung karang ini. Setelah istirahat sejenak sambil menikmati pemandangan di sekitar sini,
barulah kita memulai petualangan di Pantai Tanjung Karang… LET’S GO!! :D
Kegiatan pertama, Pemanasan. Kita
menggunakan pemanasan tubuh yang biasa di gunakan di tmpat kami latihan.
Barulah kita menguji apa yang kita telah diajarkan di tempat latihan. Ujian
pertama adalah roll 5 kali bolak balik. Huuh, disinilah teman kami ada yang teller alias pusiing.,haha tapi tidak
apa2, ini masih bagian kecil. Masak gitu doang nyeraah??ya nggak?? :D
Kedua, Loncat Harimau. Disini kita
dibariskan dua bersap, baris yang ada dibelakan harus meloncati barisan yang
ada didepan. Begitu juga sebaliknya. Yaah, tidak peduli yang loncat tubuhnya
kecil dan yang dilompati sebesar sumo-_-..
sampai2 ada yang pas loncat tubuhnya jatuh ke badan temennya yang
diloncati,, hayoo ini siapaa?? Yaaah, saling tindih deh :p
Dan ini yang ketiga, kegiatan ini
tepatnya diberi nama “perjalanan jauh”. ohh, tidak, bahkan “sangat jauh”,
disini kita dibariskan menghadap ke samping pantai., itu loo kita menghadapnya
ke pasir2 di tepi pantai, bukan ke airnya. Nah disini kita diperintahkan
berjalan sambil lari2 kecil sampai….sejauh mata memandang -_-., kak Edok
menetapkan kita berlari sampai di dekat menara diujung timur sana. Jauh
sekali..
Di perjalanan, kami menghabiskannya
dengan main kejar-kejaran dengan kepiting, yaa karena disana cukup banyak
kepiting..ada yang sambilan mandi, sehingga nyampenya lama sekali. Tetapi
dengan perasaan lega sekaligus menahan dahaga di bawah terik matahari yang
cukup menyengat, Kami pun berhasil sampai dimana tempat kami berteduh tadi.
Berhasiil,berhasiil, horeee, horeee..!!!!-_-
Kami pun berlari menghampiri tas
masing masing, Ada yang mengambil bekal yang memang sudah disiapkan, yang tidak
membawa bekal mengambil uang untuk beli es kelapa disekitar sini. Disini cukup
banyak penjual, seperti penjual es kelapa tadi, jagung bakar, jajan2 snack,
minuman, sate, dll. Sangat banyak. setelah melahap es yang telah kami beli
tadi, rasanya ituu..segeeerrr..seketika rasa haus itu telah hilang entah kemana
(?). Setelah ini, kamipun langsung
nyebuur ke kolam yang terbentang luas alias laut. -_-
uhhm, rasa lelah tadi sudah terbang jauh tak kembali.. senang sekali rasanya..
uhhm, rasa lelah tadi sudah terbang jauh tak kembali.. senang sekali rasanya..
ketika sedang asyika2nya mandi, kak
Edok mempunyai tantangan untuk kami. tantangan apakah itu??ayoo siapa yang
tahu??yya! kita akan dibagi menjadi 2 kelompok dan berlomba untuk bertahan
melawan ombak. Waah,pastii seru yaa!ini dia kelompok2nya!!
Tak lama
kemudian, azan Zuhurpun berkumandang, kami pun diinstruksikan oleh kak Edok
untuk segera menunaikan ibadah shalat zuhur di mushola di sekitar sini. Setelah
itu, kami melakukan agenda terakhir yaitu berlari-lari kecil di batu terapi di
dekat mushola. Kaki terasa sakit karenanya, maka ada salah satu teman kami yang
berlari dengan santainya tanpa ada raut kesakitan sekalipun, ternyata ehh
ternyata, dia pake sendaal. Wuuuu -_-
Itulah
kegiatan-kegiatan kami selama berada di Loang Balok, sampai akhirnya datanglah
mobil jemputan kami, semuanya langsung bergegas naik, kami menggunakan satu
mobil Carry dan mobil kijang milik kak Edok. Mobil melaju dengan kecepatan
normal hingga kami diturunkan di rumah kak Edok lalu pulang ke rumah
masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar